Pada pagi hari ada santri
bernama Agung sedang bingung dikarenakan ujian mendadak. Tadi malam dia tidak
belajar dikarenakan tidur-tiduran diasrama. Pagi itu kamipun melaksanakan
ujian.
Aku meliriknya yang nampak
kebingungan sedang mengerjakan ujian matematika. Padahal tadi malam kami
berjanji ingin belajar bersama sekalian baca kitab kuning. Tetapi dia malah
enak tidur-tiduran, akupun belajar sendiri malam itu.
Woi! Kerjakan... jangan bengong
terus!
Dia hanya melirikku saja yang
sedang penuh dengan kebingungan.
Ayo,
kerjakan!
Kasih tau
dong...
Enak aja
lho
Parah
kali sih loe
Cari
sendiri dong!
Ah! Dia menarik kertas ujianku
akupun langsung menarik kertas ujianku dari tangannya.
Makanya
belajar!
Akukan
tadi malam mau belajar tetapi aku ketiduran
Siapa
suruh kamu tidur
Kamu sih
gak mau banguni
Hei! Ada
apa itu kok ribut dibelakang”, ustadz menegur kami.
Ini
ustadz, Agung nyontek ujianku.
Betulkah itu
Agung?
Gak kok
ustadz, saya hanya ingin meminjam penghapus.
Ya udah
jangan ribut – ribut lagi, kerjakan ujian kamu dengan benar waktu tersisa 20
menit lagi.
Apa?? 20
menit lagi..matideh aku belum ada ngerjakan satu pun.
Kenapa
terburu-buru agung?
Tidak
apa-apa
0...!
balasku sambil tertawa
*—*
Bel
berbunyi menandakan waktu telah habis kamipun mengumpulkan kertas ujian kami.
Anak-anak
kumpul kertas ujiannya”, kata ustad
Yes,
akhirnya aku selesai
Agung
menatapku dengan tatapan sinis. Akupun memalingkan wajahku dari pandangannya.
Agung
kamu selesai semua?
Agung pun
terpaku dan menundukkan kepala dikarenakan malu dengan pertanyaan tersebut.
Akupun mendatangi mereka seraya berkata :
Ada apa
indra dan agung ? Mengapa mereka menundukkan kepala?
Aku saja
bingung, aku tadi hanya bertanya kepadanya tentang ujian tadi.
*—*
Tiba-tiba
ustadz datang seraya berkata kepada kami.Mengapa kalian masih didalam kelas,
teman-teman kalian sudah pada bepergian?
Ini
ustadz, agung ada masalah dengan ujian tadi.
Mengapa
agung...ada apa dengan ujianmu tadi?
Saya
tidak menyelesaikan ujian saya ustadz.
Lho..,
mengapa tidak kamu selesaikan ujiannya agung?
Saya tadi
malam tidak belajar ustadz dikarenakan saya ketiduran. Oleh karena itu saya
tidak menjawab semua pertanyaan pada ujian tersebut.
Udah..
kamu jangan panik, minggu depan masih ada remedial matematika kok.
Kalau kamu
mengikuti ujian remedial tersebut kamu harus belajar dengan sungguh-sungguh. Agar
tidak terulang lagi kejadian yang tadi.
Iya ustadz,
saya tidak akan mengulangi kembali kejadian tadi.
Dan kamu
harus lbih giat belajar agar kamu dapat mengimbangi nilai Ashfi dan Indra. Lain
kali kamu harus mempersiapkannya terlebih dahulu.
Baiklah ustadz,
mulai sekarang saya akan lebih giat belajar dibandingkan Ashfi dan Indra serta
tidak akan bermalas-malasan lagi.
Penulis
Irham Wandira Akbar
Santri PPM AR-RASYID


Assalamualaikum..... Kalau boleh tau admin blog ini siapa ya.....???
BalasHapusPengabdian akhy
Hapus