Indra dan Ashfi
adalah sahabat satu ponpes sejak madrasah tranawiyah hingga madrasah aliyah di
pondok pesantren modern ar-rasyid pinang awan. Persahabatan mereka semakin
kuat saat mereka menyambung dipesantren Ar-Rasyid yakni dipinang awan sebagai
santri.
Mereka tinggal satu asrama atau kamar yang sama. Tuhan telah
mengatur semuanya dengan indah. Mereka sangat bersyukur bisa saling menolong
satu sama lainnya.
Pada malam
hari Ashfi mengalami sakit ia belum makan , ia pun minta tolong pada Indra agar
mengambilkan nasi didapur.
“Indra ,
ambilkan nasi dong!”
“kamu
kenapa?”
“kepalaku
agak pening nih”
“o...sebentar
ya!”
Indrapun
mengambil nasi didapur untuk Ashfi. Ternyata sayur didapur sudah habis, indra
mendatangi ustadz dan bertanya
“Ustadz sayurnya
sudah habis?”
“emangnya
kamu belum makan!”
“sudah
ustadz, saya sudah makan.”
“jadi,
mengapa kamu menanyakan sayur.”
“Saya
menanyakan sayur karena ada sahabat saya yang sakit dan ia belum makan.”
“maaf nak,
sayurnya sudah habis.”
“sudah habis
ustadz!”
“sudah.”
Indrapun
memesan soto yang ada didepan pesantren. Ia ke Pos security pondok pesantren .
“Pak pesan
soto satu!”
Ternyata jam
menunjukkan pukul 21.30 malam, pak security pun berkata kepada Indra.
“Maaf nak
tidak bisa lagi sekarang sudah pukul 21.30!”
“Tolong dong
pak, teman saya lagi sakit itu..dia belum makan..”
“Maaf nak
tidak bisa , nanti atasan bapak marah kepada bapak.”
Indra pun
datang mendatangi Ashfi yang sedang berbaring diatas kasur dikarenakan sakit.
Ia berkata kepada Ashfi.
“Ashfi sayurnya
habis dan Aku hendak membeli sotopun tidak bisa !”
“ya sudahlah
tidak apa-apa.”
Tiba-tiba
iapun teringat ada sedikit makanan dilemarinya.
“sebentar ya
Ashfi, Aku mengambil sedikit makananku dilemari ”
“tidak
usahlah nanti kamu jadi repot dikarenakan aku”
“tidak aku
tidak kerepotan , kita kan sahabat!”
Indra pun
mengambil makanan yang ada dilemarinya yang berupa roti bantal. Iapun
memberikannya kepada Ashfi.
“Ashfi,
makanlah ini !”
“Kamu
sajalah”
“Gak, aku
sudah makan tadi”
Ashfi
mengambil roti tersebut dari tangan indra seraya berkata
“terima
kasih ya indra”
“iya
sama-sama, yang penting kamu cepat sembuh agar kita dapat bermain bersama lagi.”
“iya, terima
kasih”
Ashfi pun
memakan roti yang diberikan indra seraya berkata
“Rotinya
enak Indra”
“Iya itu
roti yang dibawa ibuku dari Medan, Aku sudah memakannya kok!”
Indra pun
tersenyum dikarenakan sahabatnya dapat makan walaupun hanya roti bantal.
Penulis
Irham Wandira Akbar Hasibuan
Santri PPM AR-RASYID Pinang Awan
Penulis
Irham Wandira Akbar Hasibuan
Santri PPM AR-RASYID Pinang Awan

0 komentar:
Posting Komentar